Keberhasilan Seseorang Tergantung Pada Diri Sendiri Bukan Tergantung Orang Lain

Jumat, 29 Juni 2012

Persiapan Chrome

NEATING AND POLISHING

Cara merapihkan dan menghaluskan benda kerja;
Potong kayu reng sepanjang 50cm.
Paku reng dipotong pangkalnya.
Pakukan paku reng pada kayu reng dengan jarak 2cm dari salah satu ujungnya.
Sangkutkan salah satu ujung gelang plat pada paku tersebut.
Kikir dulu yang kurang baik dan juga pinggir plat jangan sampai masih tajam.
Sangkutkan benda kerja/gelang tersebut pada benda yang berat, misalnya "meja kerja"
terus ujung yang lain dipegang, diamplas swampai halus!!.
Jangan sampai masih ada garis pada benda tersebut.


BUFFING

Sesudah benda kerja halus dan rapih dibakar dengan soder kemasan terus dicelupkan di
larutan pickling - bilas - keringkan dengan lap.
Sangkutkan kembali salah satu ujung gelang pada kayu reng yang ada pakunya.
Gosok alat sangling yang terbuat dari baja pada ampelas/kertas sangling sampai mengkilat.
Pegang salah satu ujung gelang dan gosok gelang tersebut dengan alat sangling sambil ditekan sampai mengkilat seluruh permukaan gelang tersebut, jika kurang mengkilat gosok ulang alat sangling pada ampelas sangling.

CATATAN
Jika pekerjaan awal kurang baik, maka hasil selanjutnyapun kurang baik.


CLEARING

Pembersihan ada dua tahap yakni;
DEGREASING dan PICKLING

DEGREASING
Masukan gelang tersebut kedalam larutan Degreasing sambil dikocok-kocok sampai hilang lemaknya.
Kira-kira 5-30 menitpada temperatur 60*-80*C.
bilas beberapa kali dengan air.

Celupkan kembali pada larutan Pickling;
Untuk logam besi lamanya 5-10 menit.
untuk logam kuningan, tembaga dan lainnya selam 15-30 detik.

Larutan Degreasing bisa diganti dengan cara ;
Rendam sambil di kocok-kocok di tiner, bensin atau sepirtus, atau ?
Dibakar/dipanaskan dengan soder kemasan lalu masukan ke dalam larutan Pickling sampai waktu tertera diatas dan bilas dua kali dengan air.


Bakar dua atau tiga buah klerek masukan pada air sebanyak satu setengah liter, klereknya disikat dengan sikat kuningan sampai air itu berbusa.
Sikat gelang tersebut dan siaplah untuk proses selanjutnya, yaitu Electroplating.


Pompa angin yang dari pompa angin aquarium kita sambung selang dan selang tersebut ditaruh didalam toples bagian bawah, diberi beberapa lubang sebesar 0,5-0,8 mili meter.
Tujuannya untuk mengaduk cairan Electrolite saat prosessing dengan jarak 2-3 centi meter.
Ini bisa diganti dengan dengan diaduk pakai adukan dari kaca atau plastik.

Sumber : http://platingcom.blogspot.com

Chrome Electroplating

Chrome Electroplating

Chrome Electroplating ini tidak hanya oleh industri-industri besar saja yang menggunakannya, industri-industri menengah dan kecil pun banyak yang menfaatkan chrome plating ini, bahkan industri-industri Rumah Tanggapun juga ikut serta menggunakannya untuk memproduksi produknya.

Sering kita lihat dari mobil-mobilan sampai ke mobil beneran, dari mobil yang murah sampai mobil yang mewah. Dari sepeda ontel sampai sepeda motor, dari perlengkapan rumah tangga sampai dapurnya, dari radio sampai ke Computer, dam masih banyak yang lainnya.


Tujuan pelapisan chrome ini untuk memperbaiki tampak muka, memperlambat terjadinya korosi atau karat.
Meningkatkan ketahanan terhadap gesekan, menanbah ukuran yang pressisi


Jenis pelapisan chrome ini untuk ;

- untuk keperluan dekorasi yang sifatnya tipis, agak lunak dan mengkilat.
Sering digunakan untuk alat-alat rumah tangga, asessoris kendaraan bermotor, elektronik dan
masih banyak yang lainnya.

- Keperluan menambah pressisi yang bersifat keras dimana sering digunakan untuk bantanlan agar
tidak cepas aus oleh gesesekan seperti Piston , Bearing, dan yang lainnya.


Bahan dan Cara Membuat Larutan Electrolite;

Larutan electrolite A.
- Asam sulphate.....................= 100 cc.
- Aqquades .........................= 900 CC.

- Tuang Asam sulphate ke air sambil diaduk sampai tercampur.

Untuk keperluan bantalan / Chrome keras, Electrolite B.
- Asam Chromat.....................= 300 gram.
- Asam Sulphate ...................= 2,5 cc.
- Aqquades ........................= 970 cc.

- Panaskan air pada suhu 70*c.

- Masukan Asam Chromat ke air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai tercampur.

- Masukan Asam Sulphate sambil diaduk sampai tercampur.


Untuk keperluan dekorasi / Chrome C.
- Asam Chromat ....................= 250 gram.
- Asam Sulphate ...................= 2,5 cc.
- Sharing Bright ..................= 15 cc.
- Aqquades ........................= 975 cc.

- Panaskan air pada suhu 70*c.

- Campurkan Asam chromat ke air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai tercampur.

- Tuang asam sulphate ke air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai tercampur.

- Tuang sharing bright / bahan pekilat ke air sambil diaduk sampai tercampur.


Electroplating Process

Hard Chrome tidak perlu atau tidak menggunakan lapisan dasar lagi, yang dimasud disini tidak dilapisi dengan lapisan dasar cupper dan juga lapisan dasar nikel, karena chrome ini untuk bantalan dan bersifat keras dan juga dengan ukuran yang pressisi.

Sebagai comtoh;
Ada sebuah logam yang sudah aus karena gesekan dan harus di ganti, tapi susah mencari penggantinya.
Kita bisa menambal/melapisi logam tersebut dengan cara electroplating.

- Logam kerja tersebut di rapihkan terlebih dulu dan juga di haluskan, jika sudah halus di
kilapkan.
- Dibersihkan dari lemak dan juga dari korosi.
- Gantungkan logam kerja dengan kawat atau besi stainles.
- celupkan di larutan electrolite A sebentar.
- Panaskan larutanelectrolite B pada suhu 50*c.
- Pompa angin dihidupkan.
- Masukan benda kerja ke larutan electrolite B.
- Sambung Kabel Katoda pada kawat gantungan.
- Sambung kabel Anoda pada pancingan Stainles murni sebanyak mungkin.
- Sambung stop contack adaptor pada jalur AC PLN.
- Hidupkan adaptor.
- Putar voltase pada posisi 9-12 volt.
- Berhubung kita membutuhkan ketepatan / pressisi pada ketebalannya pada logam tersebut, maka
kita harus sering mengukurnya. Jadi kami tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan pada
pelapisan ini.
- Bilas jika sudah selesai sebanyak 3 kali.
- Keringkan.



DIAGARAM PLATING
NEATING - POLISHING - BUFFING - CLEARING - CHROME PLATING - TO WASHING - DRYING.


Decoratife Chrome herus dilapisi dengan dasar copper plating dan juga dasar nickel plating.

- Logam kerja yang masih di gantungan kawat dicelupkan di larutang electrolite A sebantar.
- Panaskan larutan Electrolite Chome C pada suhu 50*c.
- Pompa angin dihidupkan.
- Masukan benda kerja ke larutan electrolite chrome C.
- Kabel Katoda disambungkan ke kawat gantungan.
- Kabel Anoda disambungkan ke stainles steel sebagai pancingan sebanyak mungkin.
- Stop contack adaptor disambungkan ke jalur AC PLN.
- Hidupkan adaptor.
- Putar voltasenya pada posisi 9-12 volt.
- Biarkan selama 30 manit atau lebih.
- Putar voltase pada posisi 0 volt.
- Matikan adaptor.
- Cabut stop cointack dari jalur AC PLN.
- Lepas kabel Katoda dari kawat gantungan.
- Angkat benda kerja dan bilas sampai 3 kali.
- Keringkan dengan open selama 7 menit pada suhu 70*c.
- Anginkan benda kerja .
- Celup di laqquer .
- Keringkan dengan open selama 5 menit pada suhu 70*c
- Selasai.


DIAGRAM PLATING
NEATING - POLISHING - BUFFING - CLEARING - CUOPER PLATING - TO WASHING - NICKEL PLATING - TO WASHING - CHROME PLATING - TO WASHING - DRYING - PLASTICK PLATING - DRYING - FINISH.


Catatan;
Hati-hati larutan electrolite berbahaya pada tubuh kita.
Ada pencemaran udara di sekeliling tempat kerja.
Harus menggunakan Alat-alat saffety seperti kaca mata saffety, sarung tangan karet. masker penutup hidung.dan kipas angin.

Sumber:
http://platingcom.blogspot.com/2010/07/chrome-electroplating.html

Rabu, 21 Desember 2011

Toring Pasir Putih Lampung



Video ini di buat sewaktu kami melakukan Turing ke Pasir Putih Lampung dimana posisi video berda di pantai pasir putih dan perjalannan pulang ke jakarta.
Disana kami mengamati bertapa sayangnya potensi pantai yang begitu indah tetapi masyarakat dan pemkotnya tidak mau merawat dan menjaga kelestarian pantai tersebut sayang sayang sayang saya....................ng sekali.

wiring dari ATS dan AMF

Ini adalah gambaran dari perangkat Control ATS dan AMF yang di gabungka menjadi 1 dalam 1 panel kontrol generator yang fungsinya dapat mematikan dan menghidupkan generator atau genset sewaktu sumber dari PLN padam atau mati